Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL)


1. Definisi PBL

PBL adalah pembelajaran yang didasari oleh dorongan penyelesaian masalah. Pengertian tersebut sejalan dengan yang diutarakan oleh Barrows & Tamblyn:

“…the learning which result from the process of working towards the understanding of, or resolution of a problem.” (Barrows & Tamblyn, 1980).

Sebagai model pembelajaran, PBL menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru.

2. Prinsip Dasar

a. Pembelajaran berawal dari adanya masalah (soal, pertanyaan, dsb) yang perlu diselesaikan.

b. Masalah yang dihadapi akan merangsang peserta didik untuk mencari solusinya; peserta didik mencari/membentuk pengetahuan baru untuk menyelesaikan masalah.

3. Tujuan PBL

a. Mendorong peserta didik untuk terlibat secara aktif dalam proses belajar

b. Menilai sejauh mana pemahaman peserta didik tentang materi yang dipelajari

4. Beberapa Kelebihan PBL

a. PBL merangsang keterbukaan pikiran serta mendorong peserta didik untuk melakukan pembelajaran yang reflektif, kritis dan aktif.

b. PBL merangsang peserta didik untuk bertanya dan menggali pengetahuan secara mendalam.

c. PBL mencerminkan sifat alamiah pengetahuan, yaitu: kompleks dan berubah-ubah sesuai kebutuhan, sebagai respons terhadap masalah yang dihadapi.

5. Kompetensi yang dikembangkan

a. Beradaptasi dan berpartisipasi dalam perubahan.

b. Mengenali dan memahami masalah serta mampu membuat keputusan yang beralasan dalam situasi baru.

c. Menalar secara kritis dan kreatif.

d. Mengadopsi pendekatan yang lebih universal atau menyeluruh.

e. Mempraktikkan empati dan menghargai sudut pandang orang lain.

f. Berkolaborasi secara produktif dalam kelompok.

g. Mengenal kekuatan dan kelemahan diri sendiri serta menemukan cara untuk mengatasi kelemahan diri; self-directed learning.

6. Karakteristik Masalah PBL

a. Masalah dapat berupa tugas melakukan sesuatu, pertanyaan atau hasil identifikasi dari keadaan yang ada di sekitar peserta didik.

b. Masalah berupa tugas yang tidak memiliki struktur yang jelas sehingga merangsang peserta didik untuk mencari informasi untuk memperjelasnya.

c. Masalah harus cukup kompleks dan ambigu sehingga peserta didik terdorong untuk menggunakan berbagai strategi penyelesaian masalah, teknik dan ketrampilan berpikir.

d. Masalah harus bermakna dan ada hubungannya dengan kehidupan sehari-hari sehingga peserta didik termotivasi mengarahkan dirinya untuk menyelesaikan masalah dan mengujinya secara praktis.

7. Sumber Pembelajaran

a. Bahan bacaan, baik yang disediakan secara langsung maupun yang ada di sekitar tempat belajar.

b. Informasi dari narasumber (dijelaskan sekilas dan berdasarkan pertanyaan peserta didik).

c. Lingkungan dan hasil uji coba praktis.

d. Sumber-sumber lain yang dapat diakses peserta didik.

8. Metode dalam PBL

a. Diskusi kelompok.

b. Belajar mandiri (individual).

c. Eksperimen kelompok.

d. Observasi gejala dan wawancara terhadap narasumber.

e. Komparasi dengan hasil-hasil penyelesaian masalah yang sudah ada.

9. Karakteristik Kelompok

a. Peserta didik dibagi secara acak.

b. Jumlah anggota kelompok berkisar antara 5-8 orang.

c. Heterogen (latar belakang dan kemampuan cukup beragam).

d. Waktu kerja disesuaikan dengan jadwal belajar dan kesediaan anggota kelompok.

10. Peran Guru

a. Guru berperan sebagai fasilitator

b. Menyusun ‘trigger problems’

c. Guru juga dapat berperan sebagai narasumber terutama utk informasi yang sulit diperoleh dari sumber lain

d. Memastikan jalannya proses pembelajaran dan setiap anggota kelompok terlibat

e. Melakukan evaluasi

11. Langkah-langkah PBL

a. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi peserta didik untuk terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.

b. Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasi tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)

c. Guru mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.

d. Guru membantu peserta didik dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya

e. Guru membantu peserta didik untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan

 Contoh Pelaksanaan PBL

Proses

Sasaran

Hasil

Tutor memulai sesi dengan presentasi masalah Peserta didik dirangsang untuk dapat mengidentifikasi masalah konkret Pembelajaran tentang konteks masalah dan ruang lingkup materi
Peserta didik mencari dan menyusun kerangka berpikir untuk menyelesaikan masalah Peserta didik aktif menggali berbagai sumber untuk memperoleh info yang dibutuhkan Belajar secara kumulatif dan mengaitkan berbagai pengetahuan
Peserta didik menguji pendekatan dan solusi masalah mereka Peserta didik melatih kemampuan logika dan analisis Meningkatkan perkembangan mental lebih kompleks
Peserta didik mengevaluasi dan merevisi solusi mereka; memanfaatkan feed-back Membandingkan dengan kelompok lain dan menerima umpan balik Memperoleh tambahan pengetahuan tentang masalah
Peserta didik menyusun ‘teori’ baru berdasarkan pengalaman penyelesaian masalah Peserta didik belajar melakukan abstraksi dan generalisasi brdasarkan pengalaman Mampu mengintegrasi pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman
Peserta didik menerapkan ‘teori’ untuk membahas masalah baru dan evaluasi kritis Peserta didik menguji apakah pengetahuan yang diperolehnya berguna/ tidak. Mampu membuat solusi yang realistik dan tepat-guna.

 

About these ads

About ariemusbandi

Guru Nge-Blog dari SMK Negeri 1 Tebas, Kec. Tebas, Kab. Sambas Prov Kalbar

Posted on 2 November 2011, in GuBlog. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: