Instalasi DNS Server dan Webmail Server dengan Ubuntu 10.10 Server Pada VMware


Untuk melakukan instalasi DNS Server dan Webmail Server ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan baik dari segi Hardware maupun Software.

Komponen Hardware :

Sebuah PC dengan prosessor minimal Pentium III / Intel Atom dengan memory minimal 1 GB dan Harddisk Free Space 5 GB

 

Komponen Software yang diperlukan :

  • OS Minimal Windows XP SP 2
  • VMware Player dengan konfigurasi Network NAT
  • Putty
  • WinSCP
  • Image CD ISO ubuntu-10.10-server-i386.iso
  • File squirrelmail_1.4.21-1_all.deb untuk instalasi webmail

Sinopsis :

Akan mencoba membangun server virtual yang melayani DNS dan Webmail berbasis Ubuntu 10.10 Server yang bisa diakses dari komputer induk sebagai clain dengan alokasi IP sebagai berikut :

Komputer Induk :

Identifikasi NIC Vmnet8 untuk menentukan IP dari virtual server.

Catatan :    Lakukan perintah ipconfig pada komputer windows dan lihat IP NIC VMnet8 karna akan berpengaruh pada setingan IP Address di Server Virtual

Dari perintah di atas diperoleh IP VMware NAT adalah 192.168.116.1/24 sehingga IP untuk server adalah :

Komputer Virtual VMware :

Pada eth0 diberi Multipel IP dengan alokasi sebagai berikut

  • 192.168.116.20/24    :    ns.sekolah.sch.id
  • 192.168.116.21/24    :    sekolah.sch.id / http://www.sekolah.sch.id
  • 192.168.116.22/24    :    mail.sekolah.sch.id

 

Konfigurasi User :

  • Admin User    :    username : root    password : 12345
  • User1        :    username : user1    password : 12345
  • User2        :    username : user2    password : 12345

Adapun langkah-langkah instalasi nya adalah sebagai berikut :

  1. Buka VMware Player

 

  1. Pilih Create a New Virtual Machine sehingga muncul layar berikut ini :

  2. Pastikan anda memilih I will install the operating system later supaya proses instalasi sama seperti di komputer sebenarnya dan tidak diatur secara otomatis oleh VMware. Kemudian pilih Next

    Pastikan anda memilih Guest OS : Linux dengan versi ubuntu kemudian pilih Next

    Beri nama virtual machine anda dengan format UbuntuServer[nama_anda] jika sudah pilih Next

  3. Tentukan kapasitas hardisk virtual, pilih saja Next

    Jika anda sudah menekan tombol Next maka anda telah selesai membuat komputer virtual sehingga muncul layar berikut :

  4. Pilih tombol Customize Hardware… sehingga muncul tampilan berikut :

  5. Pada bagian Device pilih New CD/DVD pada bagian Conection pilih Use Iso Image File : kemudian Browse file ubuntu-10.10-server-i386.iso seperti gambar di bawah ini :

  1. Pilih OK lalu pilih Finish sehingga anda akan melihat tampilan utama dari VMware Player dan Komputer Virtual yang anda buat sudah terlihat.

  2. Klik pada nama komputer virtual yang anda buat kemudia pilih
    Play virtual machine
    sehingga komputer virtual anda segera dihidupkan.

  3. Pilih Bahasa

  4. Pilih Install Ubuntu Server

  5. Pilih Bahasa Instalasi

  6. Pilih Bahasa Negara
  7. Anda akan ditanyakan apakah akan melakukan pengecekan terhadap layout keyboard, pilih saja <No>

  8. Origin of Keyboard pilih USA
  9. Keyboard Layout pilih juga USA
  10. Tunggu proses selanjutnya dengan penuh kesabaran
  11. Memberikan Hostname masukka “sekolah.sch.id

  12. Pemilihan Partisi, pilih saja Guide Entry Disk

  13. Pilih SCSIX kemudian Enter saja
  14. Anda akan ditanya apakah hdd akan di tulis, pilih saja <Yes> kemudian proses partisi, harap sabar menunggu
  15. Langkah selanjutnya tuliskan nama lengkap anda kemudian pilih <Continue>

  16. Berikan Username : user1 kemudian pilih <Continue>

  17. Masukkan password : 12345

  18. Masukkan password sekali lagi tekan Enter kemudian anda akan ditanya “Password yang anda masukkan terlalu lemah apakah anda akan tetap menggunakan password ini, pilih saja <Yes>

  19. Encrypt your home directory ? pilih <No> Kemudian sabar menunggu
  20. Anda akan ditanya HTTP Proxy, biarkan saja kosong, dan pilih <Continue> kemudian sabar saja menunggu karena proses selanjutnya memerlukan banyak waktu
  21. Anda akan ditanya pengaturan Upgrades sistem, pilih saja No Automatic Update

  22. Software Selection pastikan anda memilih paket2 yang diperlukan seperti : DNS Server, LAMP Server, Mail Server, OpenSSH Server, Samba File Server kemudian pilih <Continue> dan harap sabar menunggu karena proses installasi paket software memerlukan waktu yang lumayan lama

  23. Configure MySQL Server User memberikan password root untuk MySQL, pastikan password root nya adalah root kemudian ketikka password tadi sekali lagi.

  24. Postfix Configuration pilih Internet Site

  25. System mail name masukkan sekolah.sch.id seperti gambar berikut …

    Harap sabar menunggu lagi, karna proses selanjutnya memerlukan waktu yang relatif lama

  26. Configuring group-pc / Installing Group Boot Loader to Master Boot Recod? Pilih <YES>
  27. Finish the Installation kemudian pilih <Continue>

  28. Komputer Virtual adan akan restart maka pada tahap ini anda telah berhasil menginstall Ubuntu 10.10 Server pada VMware, tunggu hingga muncul tampilan login sebagai berikut :

  29. Untuk logi masukkan username : user1 dan password : 12345 sehingga muncul tampilan berikut :

  30. Memberikan Password pada user root caranya : pastikan password root : 12345

$ sudo passwd

KONFIGURASI IP ADDRESS

  1. Cek konfigurasi IP Address dengan perintah

$ ifconfig eth0

Terlihat bahwa ip address pada server adalah 192.168.116.134 dengan subnet 255.255.255.0 yang artinya konfigurasi IP jaringan virtual kita memiliki network 192.168.116.0/24 maka dapat dipastikan IP Komputer utama yang dikenal di komputer virtual adalah 192.168.116.2

coba ping ke komputer utama dengan perintah

$ ping 192.168.116.2

Jika hasil dari perintah ping reply maka ada bisa melakukan konfigurasi ip dengan network 192.168.116.0/24

  1. Konfigurasi Multipel IP

    Pada VMware kita hanya memiliki 1 buah NIC yaitu eth0 sedangka kita memerlukan 3 buah IP maka langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi IP Multipel yaitu 1 buah NIC memiliki 3 buah IP caranya adalah sebagai berikut :

$ sudo pico /etc/network/interfaces

Pastikan konfigurasi IP nya sebagai berikut

# This file describes the network interfaces available on your system

# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).

 

# The loopback network interface

auto lo

iface lo inet loopback

 

 

# The primary network interface

auto eth0 eth0:0 eth0:1

 

# Ini untuk ns.sekolah.sch.id

iface eth0 inet static

address 192.168.116.20

netmask 255.255.255.0

 

# Ini untuk http://www.sekolah.sch.id

iface eth0:0 inet static

address 192.168.116.21

netmask 255.255.255.0

 

# Ini untuk mail.sekolah.sch.id

iface eth0:1 inet static

address 192.168.116.22

netmask 255.255.255.0

Jika sudah selesai simpan dengan menekan tombol Ctrl+x kemudian pilih save

Setelah konfigurasi selesai restart service network dengan perintah

$ sudo /etc/init.d/networking restart

Kemudian lakukan perintah ifconfig untuk melihat hasilnya

$ ifconfig

Output dari perintah di atas akan memberikan dampak pada munculnya konfigurasi IP untuk NIC eth0, eth0:0 dan eth0:1

Kemudian coba ping ke IP komputer utama 192.168.116.2

$ ping 192.168.116.2

Jika reply maka konfigurasi anda berhasil, joba juga ping dari komputer utama ke komputer virtual anda IP 192.168.116.20, 192.168.116.21 dan 192.168.116.22

  1. Remot Server melalui Putty untuk kenyamanan konfigurasi

    Non Aktifkan VMware sehingga anda dapat mengakses windows dengan kombinasi tombol Ctrl+Alt kemudian pilin tombol Minimaze

    Jalankan Software Putty seperti gambar berikut, masukkan IP address 192.168.116.20 kemudian pilih open

    Jika berhasil anda bisa memasukkan user dan password ubuntu, supaya tidak menggunakan perintah sudo lagi login lah dengan user root dan password 12345

KONFIGURASI DNS SERVER

  1. Untuk konfigurasi DNS server hal-hal yang perlu diperhatikan adalah DNS server pada Linux memerlukan aplikasi server seperti Bind9, pada paket CD Ubuntu 10.10 Server telah disertakan paket bind9 sehingga kita tinggal melakukan konfigurasi, semua konfigurasi terdapat dalam direktori /etc/bind dan anda dapat mempergunakan Putty untuk melakukan konfigurasi. Adapun langkah-langkah konfigurasi DNS server adalah sebagai berikut :
    1. Beralih ke direktory /etc/bind

# cd /etc/bind

  1. Lihat file-file yang terdapat di folder /etc/bind

# ls –l

Maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

  1. Lakukan beackup file konfigurasi named.conf.local dengan perintah :

$ cp named.conf.local named.conf.local.beackup

  1. Sunting / edit file named.conf.local dengan perintah :

# pico named.conf.local

Sehingga muncul tampilan berikut :

Lakukan perubahan sehingga file konfigurasinya menjadi :

//

// Do any local configuration here

//

 

// Consider adding the 1918 zones here, if they are not used in your

// organization

//include “/etc/bind/zones.rfc1918”;

 

zone “sekolah.sch.id” {

type master;

file “/etc/bind/db.sekolah”;

};

Simpan perubahan denga menekan kombinasi tombol Ctrl+x kemudian Y kemudian tombol Enter

  1. Pada konfigurasi di atas zona sekolah.sch.id seluruh setingannya anda arahkan ke file /etc/bind/db.sekolah
    untuk itu anda harus membuat file ini, dengan cara menyalin dari file
    /etc/bind/db.local
    dengan perintah :

# cp db.local db.sekolah

Kemudian sunting file db.sekolah dengan perintah

# pico db.sekolah

Yang berisi :

;

; BIND data file for local loopback interface

;

$TTL    604800

@    IN    SOA    localhost. root.localhost. (

2        ; Serial

604800        ; Refresh

86400        ; Retry

2419200        ; Expire

604800 )    ; Negative Cache TTL

;

@    IN    NS    localhost.

@    IN    A    127.0.0.1

@    IN    AAAA    ::1

Kemudian ubah file nya menjadi :

;

; BIND data file for local loopback interface

;

$TTL    604800

@    IN    SOA    ns.sekolah.sch.id. root.sekolah.sch.id. (

2        ; Serial

604800        ; Refresh

86400        ; Retry

2419200        ; Expire

604800 )    ; Negative Cache TTL

;

@            IN    NS    ns.sekolah.sch.id.

@            IN    MX 10    mail.sekolah.sch.id.

ns            IN    A    192.168.116.20

sekolah.sch.id.    IN    A    192.168.116.21

www            IN    A    192.168.116.21

mail            IN    A    192.168.116.22

Nb : Tulisan bercetak tebal adalah konfigurasi yang harus diubah / ditambahkan

Simpan perubahan dengan menekan kombinasi tombol Ctrl+x kemudian Y kemudian tombol Enter

  1. Sunting konfigurasi file di /etc/resolv.conf dengan perintah :

# pico /etc/resolv.conf

Dan sunting file resolv.conf sehingga menjadi seperti dibawah ini :

nameserver 192.168.116.20

domain ns.sekolah.sch.id

search ns.sekolah.sch.id

  1. Restart service Bind9 dengan perintah

# /etc/init.d/bind9 restart

  1. Tes Hasil konfigurasi if dengan perintah nslookup

# nslookup ns.sekolah.sch.id

Sehingga output dari perintah ini seperti gambar berikut :

Lakukan juga perintah nslookup untuk domain sekolah.sch.id, http://www.sekolah.sch.id dan mail.sekolah.sch.id

Jika tes yang anda lakukan tersebut berhasil maka anda sudah bisa membuat server DNS yang hanya bisa mentranslasikan dari Domain ke IP tetapi tidak bisa mentranslasikan dari IP ke Domain sebagai bukti silakan anda memasukkan perintah “nslookup 192.168.116.20” dan perhatikan hasilnya!

  1. Agar DNS server yang kita buat dapat mentranslasikan dari IP ke Domain maka kita bisa menambahkan setingan di file /etc/bind/named.conf.local sehingga menjadi sebagai berikut :

# pico named.conf.local

Sunting file tersebut sehingga menjadi :

//

// Do any local configuration here

//

 

// Consider adding the 1918 zones here, if they are not used in your

// organization

//include “/etc/bind/zones.rfc1918”;

 

zone “sekolah.sch.id” {

type master;

file “/etc/bind/db.sekolah”;

};

 

zone “116.168.192.in-addr.arpa” {

type master;

notify no;

file “/etc/bind/db.192”;

};

Perlu di ingat konfigurasi IP virtual anda, jika IP anda “192.168.116.xxx” maka pada konfigurasi reverse zone Network ID anda dibalik menjadi “116.168.192” kemudian ditambah .in-addr.arpa sehingga menjadi “116.168.192.in-addr.arpa”

  1. Pada konfigurasi di atas reverse zone anda disimpan didalam file /etc/bind/db.192 supaya lebih gampang anda bisa menyalin template konfigurasi dari file db.127 dengan perintah :

# cp db.127 db.192

Kemudian sunting file tersebut dengan menggunakan pico

# pico db.192

Dan pastika hasil dari suntinga ada menjadi :

;

; BIND reverse data file for local loopback interface

;

$TTL    604800

@    IN    SOA    ns.sekolah.sch.id. root.sekolah.sch.id. (

1        ; Serial

604800        ; Refresh

86400        ; Retry

2419200        ; Expire

604800 )    ; Negative Cache TTL

;

@    IN    NS    ns.

20    IN    PTR    ns.sekolah.sch.id.

21    IN    PTR    sekolah.sch.id.

21    IN    PTR    www.sekolah.sch.id.

22    IN    PTR    mail.sekolah.sch.id.

Perlu diketahun angka 20, 21 dan 22 merupakan hostID dari masing-masing domain yaitu :

192.168.116.20 :    ns.sekolah.sch.id

192.168.116.21 :    sekolah.sch.id / http://www.sekolah.sch.id

192.168.116.22 :    mail.sekolah.sch.id

  1. Setelah selesai anda bisa melakukan restart service bind9 denga perintah :

# /etc/init.d/bind9 restart

  1. Lakukan tes dns dengan perintah nslookup baik dengan domain maupun dengan ip addres pada komputer virtual
  • nslookup 192.168.116.20
  • nslookup 192.168.116.21
  • nslookup 192.168.116.22

Perhatikan setiap output dari setiap perintah di atas apakah masih ada error dalam server dns yang telah kita buat.

Jika tidak terdapat error maka silakan reboot system dengan perintah reboot

# reboot

  1. Agar DNS server dapat bekerja pada komputer utama anda harus melakukan penambahan IP DNS pada komputer utama dengan menambahkan IP dari ns.sekolah.sch.id yaitu 192.168.116.20 pada NIC virtual VMnet8 seperti gambar berikut :

  2. Pada command prompt lakukan perintah nslookup baik domain maupun ip
  3. Lakukan tes pada browser web dengan alamat semua domain yang kita buat apakah tampilannya seperti gambar berikut :

  4. Jika sudah tampil seperti gambat di atas, maka selamat anda telah berhasil melakukan konfigurasi DNS.

KONFIGURASI IP Web Mail Server

  1. Untuk membuat webmail server anda memerlukan Postfix sebagai Mail Server dan Squirrelmail sebagai Webmail server, perlu diingat Postfik telah kita sertakan pada saat instalasi Ubuntu 10.10 Server tetapi sayangnya squirrelmail tidak disertakan dalam paket CD tersebut. Untuk itu kita bisa mendownload file squirrelmail_1.4.21-1_all.deb dan menyimpan file tersebut pada server virtual kita dengan menggunakan program tambahan yang bernama WinSCP
    1. Buka WinSCP dan pilih New

    2. Kemudian anda akan dibawa ke tampilan WinSCP login

    3. Kemudian Pilih Login

  2. Drag and Drop file squirrelmail_1.4.21.1_all.deb dari sebelah kiri ke sebelah kanan di /root maka anda telah menyimpan file installasi squirrelmail pada komputer virtual, setelah file ini terkirim anda bisa kembali menggunakan Putty atau langsung menggunakan VMware Player
  3. Pada Putty dengan login user root anda beralih ke folder /root tempat anda menyimpan file squirrelmail

# cd /root

Pastikan file installasi squirrelmail terdapat dalam folder ini lakukan perintah :

# ls –l

kemudian lakukan installasi squirrelmail dengan perintah :

# dpkg –i squirrelmail_1.4.21.1_all.deb

  1. Konfigurasi ulang Postfix dengan perintah :

# dpkg-reconfigure postfix

Karna kita tidak menginstall imap dan pop maka akan muncul tampilan sebagai berikut : Pilih saja <OK>

  1. General Type Of Email Configuration : Pilih Internet Site

  2. System Mail Name : pastikan berisi sekolah.sch.id kemudian pilih <Ok>

  3. Root and Postmaster mail recipien : Biarkan Kosong, pilih saja <Ok>
  4. Tambahkan kata “, 192.168.116.0/24” kemudian pilih <Ok> seperti gambar di bawah ini :

  5. Force Synchronous update on mail queue ? Pilih saja <No>
  6. Pada baris paling belakang tambahkan 192.168.116.0/24 seperti gambar berikut : kemudian pilih <Ok>

  7. Use Procmail for local delivery? Pilih saja <No>
  8. Mailbox Size Limit (Byte)? Biarkan saja 0 kemudian pilih <Ok>
  9. Local Address extension Character : Biarkan saja Pilih saja <Ok>
  10. Internet Protocol to use : pastikan anda hanya memilih ipv4 kemudian pilih <Ok>

    Tunggu hingga proses nya selesai

  11. Konfigurasi Apaceh agar bisa menjalankan squirrelmail

# pico /etc/apache2/apache2.conf

Tambahan scrip berikut pada akhir dokumen seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

Konfigurasi file /etc/squirrelmail/apache.conf

# pico /etc/squirrelmail/apache.conf

Pada baris terakhir tambahkan scrip berikut ini :

<VirtualHost 192.168.116.22:80>

DocumentRoot /usr/share/squirrelmail

ServerName mail.sekolah.sch.id

</VirtualHost>

Ingat bahwa Domain mail.sekolah.sch.id ditempatkan pada IP 192.168.116.22

  1. Kemudian Restart Apache dengan perintah :

# /etc/init.d/apache2 restart

  1. Buat user baru untuk tes kirim email dengan nama anda

# adduser nama_anda

Maka akan terbentuk sebuah email address nama_anda@sekolah.sch.id sehingga pada server telah ada email address root@sekolah.sch.id, user1@sekolah.sch.id, dan nama_anda@sekolah.sch.id

  1. Mencoba Webmail dari browser komputer utama dengan alamat http://mail.sekolah.sch.id coba login dengan user yang telah ada dan saling berkirim email antara user1, root, dan nama_anda.

    Selamat Mencoba dan bereksplorasi dengan Ubuntu 10.10 Server

About ariemusbandi

Guru Nge-Blog dari SMK Negeri 1 Tebas, Kec. Tebas, Kab. Sambas Prov Kalbar

Posted on 30 Maret 2011, in GuBlog, Jaringan Komputer. Bookmark the permalink. 12 Komentar.

  1. Thanks gan tutorial y, saya sudah mencoba y dan sukses
    tapi gan gimana klo kirim email bisa keluar, ni tutorial y kan cuma email lokal aj, gimana klo kirim bisa keluar, misal kirim ke yahoo. dan gmail dan lain juga,,,, tolong pencerahannya…

    • Makasih gan, secara teori sebenarnya kita harus menggunakan IP Public, kalau agan punya IP Public pasti bisa, oya tuh mail server tinggal ditampahin POP3 sama IMAP server saja kok

  2. Dmn harus cri vm player dengan konfigurasi nat untuk ubntu ya?

  3. cara untuk menambah pop3 dan impa dimana y gan,terus untuk ip public y di letakkan dimana juga, tks lgi gan ilmu

    • IP Public nya di simpan di server nya gan, buat client harus dibuatkan rooter pake IP-Table tinggal googleing aja, permasalahan nya pada DNS Server, ya harus di dibuat dns slave dan agan harus punya domain juga, untuk pop3 dan imap tinggal sudo apt-get install pop3-server, imap-server cari aja tutorialnya

  4. gan saya punya masalah ,,
    kenapa pas saya login user baru tidak masuk,,,
    dan ada tulisan “error :Connection dropped by IMAP server”…
    gmana solusinya gan ?

  5. gan saya sudah ikuti semua langkahnya, tapi kenapa pas saya mau login di squirrelmail login tidak masuk malah muncul pesan “error connection dropped by imap server”,,,,

    gimana gan solusinya,…
    mohon bantuannya gan

    • Gan tutorial ini hanya menggunakan postfix + Squirrel dan belum menggunaka imap dan pop3, apa versi Ubuntunya sama gan? ada beberapa kasus untuk versi yg atas sedikit berbeda

      • oh iya gan versinya berbeda saya menggunakan versi ubuntu 10.04.3 server
        jd gmana solusinya gan ?

        terimakasih gan untuk informasinya….

  6. lea ramadhan sp

    wah pantesan ga bisa login ,,,
    sya pake ubuntu server yang 10.04 ,,,,,
    yang 10.10 belum punya ,,,,

    apa itu harus memakai yang 10.10 yah mas ,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: